Info Lagu
Kutipan Lirik
Who will understand my fears
It is just you and I
My aching despair
Lagu “How Wonderful Life Would Be” dari Mocca, yang berarti “betapa indahnya hidup ini seandainya”, menggambarkan sebuah harapan sekaligus angan-angan tentang kebahagiaan yang tak terwujud.
Nuansa sedih dan melankolis sangat terasa, dibalut dengan sentuhan jazz khas Mocca yang lembut dan menenangkan. Kesedihan dalam lagu ini tidak disampaikan secara berlebihan, melainkan hadir dengan cara yang tenang, jujur dan penuh perasaan.
Lagu ini seolah menjadi teman bagi mereka yang sedang patah hati, terutama para new jomblo yang baru saja melepas seseorang yang pernah berarti. Melalui liriknya, pendengar diajak untuk menerima kesepian, mengenang yang telah pergi dan perlahan berdamai dengan perasaan kehilangan.
Arti Lagu
Lagu ini mengisahkan tentang kerinduan yang mendalam terhadap seseorang yang telah pergi atau tidak lagi bisa dimiliki. Penyanyi membayangkan betapa indahnya kehidupan ini bila bersama dengan orang yang dicintainya.
Penyanyi mengibaratkan dirinya sebagai burung gagak, makhluk yang terasing, simbol kebebasan yang hampa dan kesendirian yang sunyi. Ia merasa tidak ada siapa pun yang benar-benar mampu memahami air mata, ketakutan dan keputusasaan yang ia rasakan. Langit dan bintang menjadi satu-satunya saksi bisu dari perasaannya.
Pasrah terhadap waktu mencerminkan kelelahan emosional, di mana penyanyi tidak lagi berusaha melawan rasa sakit, melainkan membiarkannya mengalir bersama waktu. Kesedihan itu tidak meledak dalam amarah, tetapi hadir dalam bentuk keputusasaan yang tenang dan menyakitkan.
Ini adalah tentang cinta yang tertinggal setelah perpisahan, kesepian yang tak terhindarkan, serta keterikatan emosional yang sulit dilepaskan. Lagu ini menyoroti bagaimana kehilangan dapat membuat seseorang hidup di antara kenangan dan harapan semu, terjebak dalam dunia batin yang sunyi saat kebersamaan itu sudah tidak lagi nyata.